Kami Pakai Yii Framework – Bagian 1
March 12th, 2011, Written by: | Categories: Announcement, Yii Framework

Umumnya dalam pemograman dalam bahasa PHP, orang cenderung tidak menulis coding dari awal. Orang umumnya lebih memilih untuk menggunakan CMS, template engine dan/atau framework untuk membuat pekerjaan mereka lebih ringan. Computesta sendiri yang sebagai web developer juga tidak terkecuali. Kebanyakan projek, umumnya kami menggunakan Yii Framework untuk membangun website. Kali ini kami akan membahas apa kelebihan framework ini dan latar belakang framework ini muncul.

Yii Framework

Yii Framework

Yii Framework diawali oleh Qiang Xue pada tanggal 1 Januari 2008. Qiang Xue bagi sebagian besar orang mungkin tidak akan asing dengan namanya apabila sudah menggunakan Prado (salah satu framework PHP juga). Latar belakang dari penggunaan Yii adalah memanfaatkan kekuatan dari Prado dan memaksimalkan kinerja. Sebelum membahas terlalu jauh, ada baiknya saya menjelaskan terlebih dahulu tentang Prado.

Jika anda seorang yang selalu berkecimpung di dunia PHP, anda pasti menyadari ada begitu banyak framework yang ada di dunia ini. Sayangnya hampir semua framework ini pada umumnya konsepnya hampir sama. Prado sangat unik dibandingkan dengan framework yang lain. Ketika saya menyebut framework ini unik, faktanya dia betul-betul berbeda dengan framework PHP kebanyakan. Framework ini menggunakan event-driven sehingga gaya coding-nya sangat mirip ASP.Net. Framework yang bersifat event-driven di PHP mungkin hanya ada 1% dari seluruh framework PHP yang pernah ada. Selain itu dia juga bersifat component-based yang artinya setiap bagian merupakan component yang dapat dipecahkan dan dibagikan untuk di-develop.

Masalahnya event-driven sangat berat. Sehingga semua orang memahami event-driven adalah konsep yang hebat, sayangnya untuk meload suatu sistem yang banyak controllernya atau kompleks bisa menghabiskan waktu puluhan detik.

Qiang Xue yang bertahun-tahun memaintain Prado, menerima berbagai input user, dengan berbagai pengalaman dalam pengembangan framework, akhirnya memutuskan diperlukan framework yang lebih gampang, mudah diperluaskan (extensible) dan lebih efisien. Versi alfa pertama Yii dirilis pada bulan Oktober 2008. Dan akhirnya pada 3 Desember 2008, Yii 1.0 resmi dirilis.

Yii merupakan akronim dari “Yes, it is” selalu menekankan nilai easy, efficient dan extensible. Belakangan mereka mengganti menjadi fast, secure, professional. Namun menurut saya nilai-nilai lamanya tidaklah hilang. Yii selalu disebut sebagai framework PHP 5 yang high-performance dan component-based. Yii dirancang dengan memperhatikan sisi performa dan memanfaatkan konsep component-based yang dimiliki Prado. Selain itu Yii juga memanfaatkan event tetapi tidak tergantung sepenuhnya.

Selain mengambil konsep dari Prado, Yii juga memanfaatkan konsep Ruby on Rails yang mengutamakan konvensi daripada konfigurasi serta implementasi desain active record. Yii juga memasukkan konsep Joomla dalam desain modular dan skema penerjemahan pesan serta sistem Symfony pada desain filter dan arsitektur plug-in.

Demikian secuil kisah Yii Framework. Dalam artikel berikutnya akan kami paparkan fitur-fitur Yii Framework. Jadi bisa menambah opsi bagi anda yang sedang memilih framework dari sekian banyak framework yang ada.

More about: ,

8 Responses to “Kami Pakai Yii Framework – Bagian 1”

  1. andri

    mau tanya pak ..

    Apakah pengguna yii selalu menggunakan gii generator untuk setiap proyeknya ?

    saya baru belajar yii -sebelumnya saya menggunakan codeigniter-. Referensi lokal untuk belajar yii sangat sedikit, memang ada guidance dan contoh bikin blog dari yii sendiri, tapi masih sulit dimengerti, sangat berbeda dengan guidance yg dimiliki codeigniter.

    saat ini saya belajar yii, tapi menggunakan gaya seperti CI, jadi ketik satu2, paling kalo satu class sudah jadi tinggal copy-paste. Untuk layout, cara seperti ini lebih mudah menyusunnya.

    Tapi,saya pikir tidak efisien juga. sementara yii menyediakan gii, yang seharusnya memudahkan dalam membuat crud.

    maaf terlalu panjang. balik ke pertanyaan. apakah developer kecenderungannya akan menggunakan gii ? kesulitan saya jika menggunakan gii adalah untuk layouting+theme. atau untuk back end menggunakan gii lalu untuk tampilan luar dibuat controller sendiri secara manual pak.

    terima kasih sebelumnya … :)

    Reply
    • Garry

      Gii sebagai generator paling cocok dibuat untuk prototyping. Jadi jika ingin demo ke klien tampilan web kurang lebih seperti apa, umumnya Yii developer akan pakai gii.

      Tetapi ketika pada saat development, apakah mereka pakai Gii atau tidak, ini masalah selera, walau saya rasa sebagian besar developer menggunakan Gii untuk keperluan developing juga. Gii cocok untuk backend. Kalau front-end biasa menggunakan Gii untuk generate Model dan Controller saja (tidak View).

      Satu hal yang harus diketahui juga adalah code yang digenerate Gii ini diambil dari sebuah template code. Artinya, kita bisa ganti-ganti template code tersebut sesuai keinginan kita.

      Tutorial bahasa Indonesia jujur saat ini memang masih kurang. Tetapi jika ingin belajar step per step, anda bisa juga mencoba membuka blog http://www.larryullman.com/series/learning-the-yii-framework/

      Reply
      • andri

        terima kasih atas jawaban dan informasinya Pak :)

        bersyukur saya browsing, ketemu computesta.com, tutorial mengenai Yii-nya sangat menolong.

        Reply
  2. MarianaGowar

    I see your site needs some fresh content. Writing manually is time
    consuming, but there is solution for this hard task. Just
    search for: Miftolo’s tools rewriter

    Reply

Leave a Reply