20 Website yang Mengubah Dunia (Bagian 1)
May 31st, 2011, Written by: | Categories: Internet

Anda mungkin sering mendengar peristiwa yang mengubah dunia, pidato yang mengubah dunia, pertemuan yang mengubah dunia, ataupun tokoh-tokoh yang mengubah dunia. Pernahkah membayangkan kira-kira website apa saja yang mengubah dunia? Paul Douglas dari Techradar memiliki daftar 20 website versinya. Perlu diketahui website-website ini ditulis tanpa pemberian ranking. Jadi, apa saja website-website tersebut? Kita langsung lihat saja.

Hotwired
Merupakan majalah web komersial yang pertama. Launching pada tahun 1994. Mengapa mengubah dunia? Kalau ditanya mengapa dia mengubah dunia. Maka alasan paling utama adalah karena website ini memperkenalkan banner ads, yang kelak memenuhi halaman website di Internet dengan banner-banner ads tidak jelas.

Match.com
Sesuai namanya sudah tentunya tertebak. Website ini merupakan biro jodoh. Didirikan Gary Kremen tahun 1993. Mungkin bukan website pencari jodoh yang paling pertama, tetapi website ini merupakan website biro jodoh populer pertama dan juga merupakan website pertama yang berhasil membujuk pengguna internet untuk menyisihkan uang mereka untuk berlangganan.

Classmates.com
Classmates.com menyediakan fasilitas untuk mempertemukan kembali teman-teman sekolah dulu. Konsep jaringan antar teman satu sekolahan ini sebenarnya mirip dengan konsep Facebook pada masa-masa awal. Jadi kalau ditanya mengapa mengubah dunia, website ini memberikan konsep sehingga terciptanya beberapa website social network yang terkenal saat ini.

Catatan tambahan: Douglas menobatkan classmates.com merupakan website yang mengubah dunia. Sedangkan John Naughton dari Guardian mengganggap friendsreunited.com lah yang pantas menyanding gelar website yang mengubah dunia dengan konsep yang sama. Jika menilik waktu dan popularitas penulis pribadi merasa classmates.com lah yang paling berhak mendapatkan gelar tersebut.

Hotmail
Hotmail menjanjikan email gratis yang dapat diakses manapun juga. Di-launch oleh Jack Smith dan Sabeer Bhatia tahun 1996. Pada tahun 1997 dijual ke Microsoft sekitar 400 juta dolar US.

Legal & General
Legal & General merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa finansial. Website company profile mereka masuk ke dalam top 20 dari Douglas dikarenakan sisi aksesbilitas pada desain halaman websitenya.

Website pertama yang memperhatikan aksesbilitas website dan dibuat oleh perusahaan komersial adalah Legal & General. Julie Howell, director of accessbility Fortune Cookie (perusahaan digital agency) mengungkapkan “Legal & General percaya tidak seharusnya websitenya mengecualikan orang-orang yang memiliki keterbatasan, sehingga memutuskan melakukan pembaharuan situs dengan mengambil petunjuk W3C Web Accessbility Initiative Web Content Accessbility Guidelines 1.0 (WCAG 1.0). Walaupun tujuan utama perusahaan hanyalah untuk membuat websitenya lebih gampang diakses orang yang memiliki kekurangan, namun hasilnya cukup menggagumkan dan membuktikan desain yang memperhatikan aksesbilitas menguntungkan siapapun, yakni: konversi meningkat 300%, biaya maintenance turun 66%, listing natural search meningkat 50% dan waktu load halaman turun 75%. Jika Legal & General bisa melakukannya, perusahaan lain perlu alasan apa lagi tidak melakukannya?”

Gabocorp
Dulu sebelum munculnya Flash, website masihlah penuh dengan animasi GIF atau Java applet (yang selalu meng-crash komputer). Tetapi setelah Flash masuk, Gabocorp melakukan penggrebakan besar. Lihat website tersebut pada tahun 1997 http://thefwa.com/flash10/gabo.html. Tiba-tiba saja website tidak kaku dan statis lagi.

“Ini setara dengan TV beralih ke warna,” tukas Rob Ford pendiri dan pemimpin Favourite Website Awards. “Gabocorp membuat kita menyadari bahwa kita dapat membuat benda bergerak, menambah suara dan cara yang lebih kreatif dibandingkan dengan link hypertext biru yang berubah menjadi ungu ketika diklik. Animasi GIF mendapat pukulan telak ke badan, dan applet mendapat terkena hantaman knockout. Gabo Medoza, bagi saya, merupakan pionir web sejati: kita semua berutang kreativitas dan visi untuk hari ini.”

YouTube
Di manakah anda menonton TV? Projek yang bermula di garasi oleh 3 mantan karyawan PayPal, website ini mengguncang industri TV. Sampai terakhir diakuisisi Google sebesar 1.6 miliar dollar US. Semuanya kurang dari 4 tahun. Itulah Youtube. Youtube belakangan mulai dimanfaatkan secara maksimal oleh produser film ataupun musik dengan sengaja meletakkan video clip atau trailer ke sana. Tidak akan heran jika sekarang orang mungkin saja menonton Youtube alih-alih menonton TV.

The Drudge Report
Dulu kalau ingin mendengar berita yang serius dan terpecaya maka orang-orang akan mencarinya di media pada umumnya. Mereka sama sekali tidak akan ke web untuk mencarinya. Tetapi 17 Januari 1998 Drudge Report melakukan perubahan besar, mereka merilis berita skandal Monica Lewinsky ke publik setelah Newsweek memutuskan tidak mempublikasi ceritanya.

Pada 25 Januari 1998, BBC News mengatakan “Di masa depan, akademisi, politisi, dan jurnalis tidak akan dengan cepat mengabaikan internet lagi”.

Tambahan penulis: Bukankah hari ini sudah merupakan “masa depan” yang dikatakan BBC News? Tidak seorangpun yang akan mencoba mengabaikan berita dari internet. Contoh terbesarnya yakni Wikileaks. Sekarang berita-berita sering didahului oleh blog spesialis, sehingga semua orang sudah mengetahuinya daripada harus menunggu koran pagi keesokan harinya.

Slashdot
Jika anda lebih menginginkan komentar daripada review, maka Anda berutang dengan Slashdot, sebuat website di mana orang-orang mengirim berita untuk didiskusi. Dibuat pada tahun 1997 oleh Rob Malder, Slashdot menjadi berita yang wajib dibaca bagi orang yang bergerak di bidang teknologi. Belakangan Drew Curtis mengikuti konsep ini dengan FARK.com dan Kevin Rose dengan digg.com. Memberi komentar sekarang sedemikian umum sampai-sampai akan terlihat aneh kalau ada website yang tidak ada komentarnya.

Wikipedia
Wikipedia menyediakan konsep siapa saja boleh meng-edit isi dari website. Kedengarannya seperti resep untuk menciptakan petaka. Tetapi keunggulan dari konsep “wiki” ini, ketika ada kesalahan informasi muncul, dapat dengan cepat diperbaiki oleh orang lain.

Tambahan penulis : Saat ini sistem wiki sudah sedemikian populernya sehingga juga diterapkan dalam dunia usaha. Misalnya Microsoft Sharepoint sudah memasukkan fitur wiki ke dalamnya. Sistem kolaborasi skala enterprise saat ini sepertinya tidak akan lengkap apabila tidak ada fitur demikian

Demikian ulasan 10 website yang mengubah dunia. Siapakah sisa 10 websitenya lagi?

More about: , ,

3 Responses to “20 Website yang Mengubah Dunia (Bagian 1)”

Leave a Reply