Menghadapi Penipu Online
July 19th, 2010, Written by: | Categories: Security

Umumnya dari sisi si pembeli online, terkadang terdapat resiko ditipu. Untuk mencegahnya, maka dari pihak pembeli bisa melakukan beberapa hal. Salah satu kasus yang paling umum dalam penipuan toko online adalah si penipu tidak mengirimkan barangnya padahal sudah mentransfer uangnya. Nah, di sini apabila kita sebagai korban kita dapat meminta pihak bank untuk memblokir rekening si penipu ini. Untung-untung uang hasil tipuan mereka belum sempat diambil oleh mereka, sehingga kita mungkin bisa memaksa si penipu untuk mengembalikannya.

Menghadapi penipu online

Menghadapi penipu online dapat dengan memblokir rekening mereka

Yang jelas kita harus melaporkan terlebih dahulu ke polisi mengenai kasus ini. Sehingga mendapat surat dari kepolisian. Rata-rata surat-surat yang perlu disertakan untuk memblokir rekening di semua bank hampir sama. Tetapi ada baiknya menanyakan ke pihak bank bersangkutan jika ingin lebih jelas. Berikut surat-surat yang umumnya diperlukan :

  • Surat dari pihak kepolisian yang wajib distempel
  • Bukti transfer
  • Buku Tabungan
  • Kartu ATM
  • Fotocopy KTP
  • Surat Permohonan Pemblokiran
  • Surat Pernyataan Kronologis Kejadian dengan materai Rp 6000,-

Contoh Surat Permohonan Pemblokiran (Ke BCA) :

Kepada: PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
di tempat
Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama: Budi
Alamat: Jalan Sisinga Mangaraja
NoRek BCA: 1xxxx0 KCU Magelang.
Dengan Ini Saya, Budi, memohon Kepada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk melakukan pemblokiran rekening BCA, atas nama Yyyy dengan nomer rekening 7xxxx6.
Permohonan ini di sampaikan kepada PT Bank Central Asia Tbk (BCA), dikarenakan Yyyy dengan nomer rekening 70xxxx06 telah melakukan penipuan jual beli terhadap saya (Budi) sejumlah Rp.4.000.000.- yang saya transferkan melalui internet banking ke nomer rekening 7xxxx06 atas nama Yyyy pada tanggal 23 April 2010.
Oleh sebab itu, karena sampai saat ini Yyyy belum menyelesaikan masalah yang terjadi dengan Saya, maka Saya memohon Kepada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk memblokir rekening tersebut sampai Yyyy dengan nomer rekening 7xxxx06, menyelesaikan permasalahan yang terjadi, dan mungkin tidak lagi melakukan penipuan-penipuan yang lainnya dengan menggunakan rekening BCA.
Terima kasih sebelumnya kepada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk melakukan proses tersebut.
Dan saya juga melampirkan, Fotocopy KTP, Fotocopy Rekening, Fotocopy ATM, Bukti Pembayaran, Kronologis Kejadian, dan Surat dari Kepolisian.

Budi

Berikut contoh surat pernyataan kronologis :

Kronologis kejadian Penipuan Jual beli yang dilakukan oleh Yyyy yang memiliki nomer rekening BCA: 7xxxxxxx6 kepada Pelapor yaitu: Budi yang memiliki rekening BCA: 1xxxxx9.

  • Pada tanggal 23 April 2010, saya (Budi) telah di tipu oleh Yyyy yang memiliki rekening BCA dengan nomor: 7xxxxxxx6.
  • Pada tanggal 23 April 2010 itu, saya bersepakat membeli Dollar Paypal sebanyak 500 dollar dengan harga Rp.4.000.000.- dari Yyyy. Namun setelah saya transfer, sejumlah Rp.4.000.000.-, dollar Paypal tesebut tidak juga masuk ke rekening Paypal saya, sejumlah 500 dollar seperti yang di sepakati.
  • Saya coba tanyakan pada Yyyy status transaksi tersebut, dia mengaku kalo terhambat dengan koneksi internet yang sedang lambat hari itu, dan Yyyy menyuruh saya bersabar, karena pasti akan di transfer setelah koneksi internet nya sudah normal dan jika tidak berhasil juga Yyyy bersedia mengembalikan dana yang telah saya transfer ke rekening Yyyy.
  • Namun setelah saya tunggu, hingga malam hari dan terus kontak dengan Yyyy yang memiliki nomer telpon: 081xxxxx. Namun setelah pagi hari jam 08.00 wib tanggal 24 April 2010 nomor telepon Yyyy Sudah tidak dapat di hubungi lagi, membuat saya yakin kalau saya telah di tipu oleh Yyyy.
  • Pada awalnya transaksi jual beli Dollar Paypal tersebut berhasil dan membuat saya percaya pada Yyyy. Transaksi yang pernah saya lakukan dengan Yyyy sebelumnya adalah sebanyak tiga kali pada tanggal 18 April 2010 dan 19 April 2010 melalui Internet Banking Klik BCA:
  1. Yang pertama pada jam 16:44:28 tanggal 18 April 2010 sejumlah Rp.800.000,- untuk pembayaran Dollar Paypal sebanyak 100 Dollar
  2. Yang kedua pada jam tanggal 18:35:19 tanggal 18 April 2010 juga dengan jumlah Rp.800.000.- untuk pembayaran Dollar Paypal sebanyak 100 Dollar
  3. Yang ketiga pada jam 13:05:46 tanggal 19 April dengan jumlah Rp.2.400.000.-untuk pembayaran Dollar Paypal sebanyak 300 Dollar
  • Karena Transaksi pada tanggal 18 dan 19 april 2010 lancar, saya berpikir positif dengan tidak mencurigai akan adanya indikasi penipuan yang akan dilakukan oleh Yyyy.
  • Pada tanggal 22 April 2010, Yyyy menghubungi saya menawarkan Dollar paypal sebanyak 571 Dollar dengan harga per Dollar nya adalah Rp8.000.-
  • Maka saya pun tidak berpikir banyak langsung saja saya mengiya-kan tawaran tersebut, namun hanya akan saya ambil sejumlah 500 Dollar saja.
  • Pada tanggal 23 April 2010 jam 08:26:58 transaksi terebut terjadi, saya melakukan transaksi dana sejumlah Rp.4000.000.- kepada Yyyy yang memiliki rekening BCA dengan nomer rekening 7xxxxxxx6 dan berakhir Penipuan yang dilakukan Yyyy.

Pelapor: Budi

Rekening BCA: 1xxxxx9

Demikian tahap-tahap untuk mencegahnya. Yang pasti tetap waspada dalam berbelanja online.

Disadurkan dari www.adsense-id.com

More about: , , , ,

65 Responses to “Menghadapi Penipu Online”

  1. Berita Jambi

    untuk menghindari penipuan di internet adabaiknya sebelum kita bertransaksi kita harus teliti dulu apakah seller yang menawarkan barang / jasa itu sudah recomended belum, itu bisa di cek kok. atau dengan cara menggunakan rekening bersama agar jika ternyata si seller menipu duit kita bisa di tarik kembali :)

    Reply
  2. julia

    sya juga kena tipu tgl 10 januari 2014 sya transfr uangny…penipu it blang 2hari brng paling lambat di trma oleh sya…dia jga blang jika brng tidak sesuai n tidak sampai uang akan sya kembalikan…tpi ampek skrng brng sya blom jg dtng..sya yakin sya kena tipu..msalahnya sya hubungin penjualny..gk di angkat”….sya transfr uangny ke laend bank…mintak solusinya…sya harus lapor ke bank mna…??

    Reply
  3. aneika

    bru juga saya wktu kemarinn.. billangnya brang akan langsungg dikirim dan di paketkan stelah saya transfer uangnya.. srtelah sya transfer uangnya.. saya telpon dan dia mengatakan “tidak dipastikan, tunggu saja”. mw tunggu smpai kpan. mkan uang Haram tu orang. mna pelakunya Ibu2! duhh kasian bgt yah tuh orang. ibunya aja begitu bgaimana dengan keluarganya #fck.!

    Reply
  4. fisting

    Oh my goodness! Amazing article dude! Thanks, However
    I am going through troubles with your RSS.
    I don’t know the reason why I cannot join it.
    Is there anybody having similar RSS issues? Anyone that knows the solution will you kindly respond?
    Thanx!!

    Reply
  5. Themebel

    memang lebih baik sebelum melakukan jual beli online,cek dulu kredibilitas penjualnya, kalau mau lebih aman pake jasa rekening bersama.

    Reply
  6. Master SEO Indonesia

    Brilliant, clear thinking as always, but you do have a problem with punctuation!”In its natural state, the left is elitist, the power relationships…”Should be more like:”In its natural state the left is elitist; the power relationships…”

    Reply
« Older Comments

Leave a Reply