Flash di Web Semakin Meredupkah?
May 31st, 2012, Written by: | Categories: Internet, Opinion

Perserteruan antara Flash dan HTML5 sepertinya semakin terlihat titik terangnya. Penulis sangat yakin HTML5 lah yang akan berdiri sebagai pemenang pada akhirnya. Dan semua Web developer cepat atau lambat akan meninggalkan format Flash dan berpaling ke HTML5. Mengapa? Simak pendapat penulis di artikel kali ini.

Flash dulu mungkin merupakan media yang paling efektif untuk membuat situs dengan efek animasi menawan dan keren. Tetapi seiring waktu JavaScript yang dipadukan HTML5 semakin mampu mengejar ketertinggalannya.

Flash sendiri selama perkembangan ini mendapat tantangan besar, gara-gara Apple menyatakan tidak akan mendukung Flash di iPad-nya. Kebijakan ini memberikan pukulan cukup telak bagi Flash dan mendorong perkembangan HTML5 menjadi lebih cepat dibandingkan yang diestimasi orang-orang.

Flash versus HTML5

Flash untuk Web semakin berada di posisi yang tidak bagus.

Tantangan lainnya juga datang dari Adobe sendiri. Pada bulan Februari 2012, Adobe menyatakan menghentikan projek Flash Player untuk Mobile (disela-sela mem-phk-kan 750 karyawan mereka). Menurut mereka, ini untuk mengarahkan Adobe ke inti bisnis mereka. Tetapi alasan lain menurut pengamat adalah, Flash Player untuk mobile ini terlalu banyak masalah, terutama masalah bug dan masalah keamanan. Bahkan Playbook, di mana RIM telah menjalin kerja sama erat dengan Adobe, juga mengalami kendala dengan Flash Player-nya. Dan seiring berhentinya projek Flash Player untuk mobile, maka akhirnya Chrome untuk Android juga ditetapkan tidak akan mengimplementasikan Flash.

Dengan melihat fakta-fakta yang terkumpul, penulis menarik kesimpulan. Saat ini, pengguna tablet semakin hari semakin banyak, sudah sewajarnya Web developer harus mempertimbangkan HTML5 dan JavaScript jika ingin Web mereka tampil sempurna di semua platform. Lagipula saat ini untuk membuat efek-efek dengan HTML5 dan JavaScript semakin gampang berkat semakin banyaknya pustaka-pustaka JavaScript. Dan bahkan Adobe Flash CS6 dapat membuat HTML5. Silahkan cek video berikut:

Sebenarnya jika ingin mengatakan Flash sebentar lagi akan mati, mungkin akan terdengar terlalu berlebihan. Dan penulis pun tidak yakin Flash akan secepat itu mati. Tidak secepat itu. Flash untuk beberapa hal masih tidak tergantikan oleh HTML5, tetapi untuk kalangan bisnis yang umumnya hanya menginginkan animasi sederhana untuk menampilkan banner iklan, sudah pasti akan berpikir tiga kali jika ingin menggunakan Flash. Mengapa masih mau menggunakan teknologi Flash, jika JavaScript bisa memberikan efek yang sama dan dapat dinyalakan di semua platform? Inilah poin penulis. Jika memang JavaScript dan HTML5 bisa melakukan itu, sekarang orang akan cenderung memilih menggunakan JavaScript. Dan otomatis Flash akan meredup di segmentasi Web untuk komersial atau bisnis yang tidak memerlukan efek-efek super canggih. Menurut Anda?

Untuk menjawab pertanyaan apakah Flash telah mati? Anda bisa melihat ulasan yang sangat lengkap dari Scott Schiller mengenai status Flash dan HTML5 saat ini di isflashdeadyet.com

More about: ,

One Response to “Flash di Web Semakin Meredupkah?”

  1. Mussive

    You actually allow it to become appear easy with all your business presentation nonetheless uncover this condition to generally be truly something that I do think I would by no means comprehend.. Mussive It sort of feels very intricate as well as vast to me. My business is having a look in advance in your future publish, I will make an effort to have the adhere of the usb ports!

    Reply

Leave a Reply